Rabu, 10 Juni 2015




Terletak di Jalan Siliwangi, Cirebon, Jawa Barat, Umah Kebon menyambut siapa pun untuk sekedar melepas penat usai menjelajah Cirebon. Berada di sebuah bangunan kolonial bercat putih seluas 2000 meter per segi, tempat ini juga memiliki galeri berisi produk seni asli Cirebon, seperti batik dan lukisan kaca. Bersebelahan dengan Metland Hotel Cirebon, Umah Kebon menawarkan kuliner khas Cirebon dengan konsep fine dining yang cocok untuk keluarga.

Menurut pemilik dan pengelola Umah Kebon, Retno Windi Astuti, restoran ini berdiri sejak 2013 lalu, ketika dirinya memutuskan untuk tinggal di Cirebon. Sebelumnya ia tinggal di Jakarta. Selain dijadikan tempat makan, Umah Kebon juga memiliki visi dan misi mulia untuk memajukan beragam seni dan budaya Kota Cirebon. Bicara batik misalnya, belum banyak yang tahu bahwa Cirebon punya dua jenis batik, yakni batik pesisir dan batik keraton. Batik keraton jarang dikenal orang karena sejak awal digunakan oleh kalangan terbatas.



Di tempat ini, tersedia sebuah minuman khas bernama kopi rempah. Ini adalah kopi khas Cirebon yang awalnya hanya ada di komunitas Arab di Masjid Merah. Untuk membuat kopi ini dibutuhkan kurang lebih 20 jenis rempah berbeda. Fungsinya, karena dulu setiap bulan puasa ada tadarusan dan tidurnya hanya sebentar, tapi karena meminum kopi ini, tubuh tetap segar ketika bangun keesokan paginya.Umah Kebon memiliki kapasitas lebih dari 200 orang yang terbagi di area dalam dan luar ruangan. Dikelilingi pepohonan, tempat ini terasa menyejukkan dan menenangkan.






0 komentar:

Posting Komentar